Wanita Ini Di Aniaya PNS, Karena Tidak Berikan Jalan Ketika Macet

Wanita Ini Di Aniaya PNS, Karena Tidak Berikan Jalan Ketika Macet

Unikwow : Berita UnikWanita Ini Di Aniaya PNS, Karena Tidak Berikan Jalan Ketika Macet. Sungguh arogan sekali sikap PNS yang menganiaya wanita bernama veronika ini, karena tidak bisa berikan jalan lantaran sedang macet wanita ini hingga menjadi korban penghinaan dan pemukulan di jalan raya, parahnya lagi hal ini dilakukan oleh seorang PNS di kota Pontianak.

Veronika sepertinya tidak menyangka situasi seperti ini dapat menimpa dirinya. ia mengaku baru saja ke luar dari lokasi kampusnya menuju ke rumah dan tentu saja ia tidak pernah membayangkan akan menjadi korban penghinaan dan pemukulan dijalan raya. Dia juga hingga menderita luka cukup parah dan berdarah disaat dilarikan ke rumah sakit Kharitas Bakti Pontianak.

Wanita berambut panjang ini juga mengaku mendapat perlakuan kekerasan yang dilakukan seseorang yang ketahuan seorang PNS di kota tersebut. Kasusnya ini kemudian beredar di petisi online dan jejaring sosial.

Veronika menjelaskan situasi saat itu memang sedang macet dan keadaannya wanita ini merasa tidak dapat langsung memberi jalan kepada pengemudi yang telah berkali-kali membunyikan klakson mobil bernopol KB 777 HX. Akibatnya pengendara yang baru-baru ini diketahui oknum PNS Pemkot Pontianak ini tidak dapat bersabar.

Mungkin emosinya tak terkendali, akibatnya Veronika dibuntuti dan diberhentikan paksa. selanjutnya Veronika pun dicaci maki, diludahi dan bahkan dipukuli. Seorang rekan dari Veronika yaitu Lianto menilai penghinaan dan penganiayaan seperti ini telah di luar batas wajar kemanusiaan.

Harapan Veronika yaitu agar aparat kepolisian dapat segara bergerak dan menangkap tersangka dari tindak kekerasan itu. Sayangnya, aparat belum dapat menahan tersangka lantaran alasan tertentu yang tidak dapat dijelaskan. Kok bisa belum ditangkap ya, bagaimana menurut anda?

Lihat Juga Video : PENGENDARA MOBIL DEBAT LAWAN POLISI SOAL MOGE AROGAN

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *